Bahan Material Konstruksi Kaca 3 dari 5

Pembuatan dan sifat bahan yang ada pada kaca

Postingan ketiga

Pembuatan kaca

Pembuatan kaca adalah proses yang menggunakan banyak sekali energi. Untuk memproduksi satu ton kaca membutuhkan energi sebesar 4 giga joule. Sama dengan energi yang dihasilkan sebuah kincir angin dalam sehari. Energi yang banyak ini juga dapat digunakan untuk menerangi lebih dari 200 rumah (walaupun mereka tidak dibuat dari kaca).

kaca

Sifat yang ada pada kaca

Transparansi, sifat ini memungkinkan terjadinya koneksi visual dengan ruang luar. Transparansinya dapat dirubah secara permanen dengan penambahan bahan tambahan pada campuran awalnya. Dengan datangnya teknologi, kaca bening yang digunakan pada bangunan dapat dibuat buram dengan cara electro chromatic glazing.

Niali U, adalah ukuran sebanyak apa panas yang diteruskan melewati jendela. Semakin rendah nilai U ini maka semakin baik nilai insulasi kacanya, semakin baik pula dalam menahan panas atau dingin dari luar.

Kekuatan, kaca adalah material yang rapuh, dalam artian mudah pecah/retak tetapi dengan penemuan ilmu dan teknologi, metode laminasi dan penambahan zat tambahan dapat meningkatkan daya tahannya, seperti misalnya kemampuan menahan deformasi / perubahan bentuk dibawah tekanan.

Efek rumah kaca, mengacu kepada panjang gelombang pendek dari cahaya matahari yang kasat mata, menembus kaca dan terserap, namun radiasi infra merah dari objek yang terpanaskan tersebut tidak dapat menembus kaca. Hal ini menimbulkan semakin meningkatnya suhu panas dan temperatur.

Metode pembuatan, penyelesaian kaca bisa dibuat dengan berbagai cara, dapat ditiup, ditarik atau ditekan. Bisa juga menghasilkan kaca dengan berbagai keragaman sifat, bening, warna, penyebaran dan pelaburan.

Daur ulang, kaca bisa di daur ulang 100%, sisa dari potongan atau pecahan kaca dapat dikumpulkan untuk di cairkan dan dibentuk kembali, atau bisa juga menjadi bahan tambahan pada material konstruksi.

Transmitansi, adalah intensitas cahaya yang datang, diserap dan kemudian diteruskan melewati kaca.

Efisiensi energi dan kontrol akustik, adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan penggunaan kaca rangkap dua atau tiga pada jendela modern pada bangunan. Tidak seperti kaca tunggal atau kaca rangkap dua dahulu, efisiensi energi saat ini menggunakan kaca pelapisan rendah emisivitas untuk mencegah panas menembus kaca jendela. Penghalang udara pada kaca rangkap ini juga menambah peredaman akustik menjadi lebih kedap suara.

Lihat juga postingan berikutnya:

Bahan Material Konstruksi Kaca 1 dari 5
Bahan Material Konstruksi Kaca 2 dari 5
Bahan Material Konstruksi Kaca 3 dari 5
Bahan Material Konstruksi Kaca 4 dari 5
Bahan Material Konstruksi Kaca 5 dari 5

CGA, layanan jasa kontraktor rumah di Bandung

CGA, jasa kontraktor bangunan Bandung, jangan ragu untuk menghubungi kami, atau bila anda ingin mengetahui lebih jauh tentang kami dapat membuka halaman profil CGA.