Konsep & Metode Waterproofing, 1 Dari 2

Waterproofing, Agar Bangunan Tahan Air / Untuk Perbaikan Kebocoran

Prinsip dan pentingnya waterproofing

Waterproofing pada bangunan rumah

Waterproofing, kebocoran pada bangunan rumah tinggal merupakan masalah yang sering menjadi ‘bencana’ bagi pemiliknya. Bagian tertentu dari bangunan yang seharusnya tahan air justru mengalami kegagalan, sudah itu sulit pula mencari sumbernya. Membuat kita harus keluar biaya banyak, terlebih lagi waktu yang terbuang untuk membereskannya.

Nah, waterproofing itu apa? menurut wikipedia (terjemahan bebas) kira-kira seperti berikut:

  • Waterproofing adalah proses pembuatan benda atau struktur menjadi tahan atau kedap air, sehingga tetap/relatif tidak terpengaruh oleh air atau menahan masuknya air dalam kondisi tertentu. Barang semacam itu bisa digunakan di lingkungan basah atau di bawah air sampai kedalaman yang ditentukan.
  • Tahan air dan kedap air sering mengacu pada penetrasi air dalam keadaan cair dan mungkin di bawah tekanan, sedangkan bukti lembab mengacu pada ketahanan terhadap kelembaban.

 Prinsip utama waterproofing

  • Air harus bisa mengalir keluar secepat mungkin. Semakin cepat air mengalir dan tanpa hambatan, maka semakin kecil ia akan menggenang dan merembes kedalam struktur.
    • Ini bisa kita lakukan misalnya dengan mendesain atap miring dengan sudut yang benar, sehingga meningkatkan kecepatan laju air keluar dari bangunan.
  • 90% rembesan kebocoran air terjadi pada sambungan yang kritis. Seperti sambungan atau pertemuan dua material/bahan yang baru dengan yang lama, misal: dinding lama dengan dinding baru, beton lama dengan beton baru.
    • Saat ini desain bangunan semakin canggih, sehingga kerap ada material yang dipasang langsung oleh suppliernya, karena sangat spesifik dan butuh penanganan khusus. Bisa saja pengerjaan yang tidak rapih menjadi penyebabnya.
  • Jika bukan karena salah desain, rembesan air biasanya karena kesalahan pengerjaan. Bukan masalah yang penting biaya murah, tetapi pengalaman kontraktornya juga perlu menjadi penilaian, dan memang ada beberapa pekerjaan yang sebenarnya butuh anggaran yang sesuai.
    • Persiapan permukaan bagi perlakuan waterproofing, salah penggunaan dari material dasar/primer, atau kesalahan manusia seperti kesalahan prosedur karena tidak paham, bisa menjadi bibit kebocoran yang sempurna.

Berlanjut ke posting berikutnya, Konsep & Metode Waterproofing, 2 Dari 2

CGA, layanan jasa kontraktor di Bandung

CGA, jasa kontraktor bangunan di Bandung, jangan ragu untuk menghubungi kami, atau bila anda ingin mengetahui lebih jauh tentang kami dapat membuka halaman profil CGA.