Bahan Bangunan Material Rumah Tinggal

Sifat Dan Karakteristik Bahan Bangunan

bahan bangunan

Bahan bangunan seperti apa yang sebaiknya digunakan agar berkualitas

Sifat material

Bahan bangunan yang dipilih dan akan digunakan sebaiknya:

  • Tahan lama, pilihlah material bahan bangunan yang mempunyai ketahanan terhadap masalah biologi dan zat kimia. Maksudnya tidak hanya kepada kekuatan bahannya saja, tapi juga terhadap tampilan warna dan teksturnya. Ada beberapa macam material yang kokoh, tangguh, tapi bila tidak cocok terhadap lingkungan bisa mengalami pemudaran warna atau tekstur, contohnya akibat terpaan sinar ultraviolet (UV) dari matahari.
    • Beton walaupun jelas kuat tetapi dalam jangka panjang ia bisa juga kehilangan kekuatannya bila terkena rembesan bahan kimia dari air hujan atau polusi atmosfir. Beton rentan terhadap serangan dari zat yang mengandung khlorida. Besi tulangan yang ada didalamnya bisa berkarat seiring waktu. Kerusakan akibat karat bisa memberik dampak yang besar kepada kemampuan struktur menahan beban, dan bisa membuat struktur tersebut menjadi kehilangan kekuatannya, menjadi tidak berguna.
    • Produk-produk import dari luar yang baru masuk ke pasar Indonesia. Perlu hati-hati, mencari tahu terlebih dahulu apakah produk tersebut sudah disiapkan dengan iklim dan kondisi di Indonesia
    • Produk lainnya, yang dikarenakan demi menekan harga penjualan maka menggunakan campuran bahan dan penyelesaian yang tidak sesuai dsb.
  • Kuat. Setiap bagian dari rumah atau bangunan menerima atau menahan beban, baik dari dirinya sendiri atau beban dari luar (penghuni, barang dll). Karena hal ini, maka setiap bagiannya harus mampu menahan dan menyalurkan beban yang ditanggungnya.
    • Banyak komponen bangunan yang sebenarnya menjadi tempat bertumpu dari berbagai komponen lainnya, seperti railing, perlengkapan pencahayaan, pemipaan, ruang saluran dan bahkan rak dinding. Oleh karenanya, komponen bangunan ini harus mampu mendukung dan menahan berbagai material tersebut.
    • Kekuatan material bahan bangunan dapat di ukur dari daya tahan tekannya (contohnya batu bata, bagaimana mereka harus menahan bata-bata lainnya yang menekan dirinya), atau bisa dari daya tahan tariknya (misalnya bagaimana rantai menahan beban yang ditarik/digantungkan kepadanya), atau bahkan keduanya, tekan dan tarik.
  • Tahan aus. Dalam industri bangunan, keausan dinamakan juga daya tahan abrasi, atau pengikisan. Poin ini pentingnya pada masalah penyelesaian lantai. Walau begitu, setiap bagian dari rumah atau bangunan sebenarnya termasuk harus tahan terhadap abrasi juga, hanya saja pembobotannya berbeda.
    • Pertimbangkan dengan hati-hati jenis penutup lantai yang akan dipakai, misalnya untuk area gudang, yang akan digunakan untuk menahan beban berat, jalur kendaraan bongkar muat barang.
    • Pada rumah tinggal misalnya untuk teras luar, garasi, mana yang boleh dibiarkan terkena paparan air hujan dan cahaya matahari, mana yang memang boleh rusak/kotor dan mana yang perlu mendapat perlakuan lebih apik, dll.

Pembahasan lebih detil lainnya dari bahan bangunan lainnya:

Bahan Material Beton Bertulang
Bahan Material Konstruksi Baja, Mild Steel
Bahan Material Konstruksi Kayu

CGA, layanan jasa kontraktor di Bandung

CGA, jasa kontraktor rumah di Bandung, jangan ragu untuk menghubungi kami, atau bila anda ingin mengetahui lebih jauh tentang kami dapat membuka halaman profil CGA.